Jokowi : Kalau Tidak Dibereskan Sekarang, Masalah Sertifikat Ini Baru Akan Selesai 140 Tahun Lagi
Dewa-Dewa Poker - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membagikan sebanyak 3.000 sertifikat hak tanah untuk warga masyarakat dari lima kabupaten/kota Jawa Barat di Gedung Pertemuan Radian Kabupaten Cirebon. "Pada hari ini diserahkan sebanyak 3.000 sertifikas hak tanah dari jumlah sebenarnya yang mencapai 9.000 yang akan diserahkan, sisanya akan diserahkan oleh masing-masing kantor BPN ya tidak disini" kata Joko Widodo usai menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada beberapa orang.
Situs Poker Online Terpercaya - Presiden Jokowi telah mengatakan di setiap dirinya berkunjung ke daerah di Indonesia ini, keluan yang ia terima dari warga selalu sama, salah satunya adalah terkait dengan soal permasalahan sengketa tanah. "Masalahnya itu selalu sama, soal sengketa lahan masyarakat dengan masyarakat, masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan BUMN, ada juga antara bapak dan anaknya, antara tetangga juga ada" kata Joko Widodo.
Agen Poker Online Terpercaya - Menurut Joko Widodo selama ini pembagian sertifikat lahan sangatlah berjalan dengan lambat. Dia menyebutkan, seharusnya seluruh sertifikat sudah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 126 juta sertifikat lahan, tapi sampai dengan tahun 2017 yang lalu, hanya ada 51 juta sertifikat lahan saja yang sudah diterima langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu dirinya menilai bahwa proses pembagian sertifikat ini berjalan sangat lambat dan tidak sesuai dengan harapannya.
Situs Judi Live Blackjack Online Terpercaya - "Saya lihat pembagian sertifikat ini berjalan dengan sangat lambat sekali, bahkan sampai di tahun 2017 kemarin yang seharusnya ada sebanyak 126 juta sertifikat saja hanya terbagi sebanyak 51 juta. berarti kan ini separuh saja kan, bahkan belum sampai separuh. Kalau setiap tahun hanya ada 500 ribu diseluruh Indonesia ini, 140 tahun lagi baru pembagian sertifikat lahan ini akan selesai dibagikan di seluruh Indonesia ini, sangat lambat sekali" kata Jokowi.
Bandar Bola Piala Dunia 2018 - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga menyebutkan sejak tahun 2017 kemarin dirinya sudah memberikan target, dia memrintahkan kepada Menteri ATR/Kepala BPN menerbitkan sebanyak 5 juta sertifikat tanah, kemudian di tahun 2018 ini sebanyak tujuh juta dan di tahun 2019 yang akan datang sebanyak sembilan juta sertifikat, artinya di setiap tahunnnya akan dinaikan target sebanyak 2 juta sertifikat tanah yang akan dibagikan kepada masyarakat Indonesia.
Agen Togel Online - "Di Jawa Barat itu ditargetkan pada tahun 2023, semua sertifikat harus rampung semuanya, itu janji saya dengan pak Menteri. Kalau 5 juta tidak selesai, 7 juta di tahun ini juga tidak selesai, nah sudah harus berhati-hati saja ya, pilihannya cuma ada dua kok, pilihannya itu adalah mau diganti atau mau dicopot. Bekerja kan memang seperti itu, memang ada target yang harus dicapai jika tidak mencapai tetap akan ada resiko pekerjaan, ini tanggung jawab kita kepada rakyat Indonesia loh tidak bisa main-main, Pak Menteri juga bilang ke kanwilnya kalau engak sampai nanti, kamu saya copot juga.
Bandar Togel Online - Jokowi meminta kepada warga agar sertifikat yang diterima dijaga dengan baik agar tidak hilang dan rusak, dia juga meminta kepada pemilik apabila sertifikat ingin di jaminkan maka harus memperhitungkan semuanya dengan matang. "Kalau dapat yah dijaga dengan baik, di palstikin, jadi kalau kena air tidak rusak. nanti di fotokopi saja, kalau hilang kan masih punya fotokopi, gampang ngurusnya di BPN. misalnya ingin dijaminkan kebank, setelah dapat uang harus demuanya dipakai untuk modal kerja, investasi atau modal usaha, ini untuk semuanya ya" kata dia.




