Forum Judi Online

Sudah Membayar Rp 1,3 Miliar, Intelijen AS Gagal Mendapatkan Dokumen Rahasia

Dewa-Dewa Poker - Seorang oknum asal Negara Rusia mengaku bahwa dirinya memiliki sebagian dari senjata siber yang telah dicuri dari Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) pada tahun 2015 silam. Benda yang sangat rahasia tersebut ditawarkan kepada pihak intelijen Amerika Serikat senilai US$ 1 juta, dan sudah di setujui oleh pihak Amerika Serikat (AS) untuk membayarnya dalam beberapa kali angsuran.


Situs Poker Online Terpercaya - Seperti yang dilansir oleh laman Independent.co.uk Beberapa pejabat tinggi dari intelijen Amerika Serikat (AS) di pemerintahan Donald Trump disebut juga telah menyelidiki sendiri tentang dugaan hubungan manis antara Presiden Amerika Serikat yang ke-45 itu dengan Rusia, yang konon pada saat pertemuan telah direkam dengan menggunakan senjata siber terkait.

Agen Poker Online Terpercaya - Badan Keamanan Nasional dan CIA dilaporkan telah kecolongan oleh aksi pencurian sebagian besar teknologi senjata siber pada tahun 2015 yang lalu. banyak pihak yang meyakini bahwa aksi pencurian tersebut digunakan untuk meretas jutaan komputer yang ada di seluruh dunia ini, termasuk sebagian percakapan yang bersifat rahasia milik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dengan pejabat penting lainnya selama masa kampanyenya sedang berlangsung di Amerikka Serikat.


Situs Judi Live Blackjack Online Terpercaya - Oknum Rusia tersebut mengaku memiliki akses sebuah kode rahasia komputer agar bisa mencuri senjata siber. yang sangat berkemungkinan terkait dengan rekaman video tentang komunikasi antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bersama para koleganya di Rusia. Rekaman video tersebut pertama kali dibeberkan dalam serangkaian dokumen rahasia yang diterima oleh Mantan pejabat MI6, Christopher Steele, yang telah dinyatakan di depan publik pada bulan Januari lalu.

Bandar Bola Piala Dunia 2018 - Namun keberadaan video tersebut masih belum bisa diverifikasi secara resmi, sehingga tetap menimbulkan teka-teki tentang kebenaran video tersebut. Untuk mendapatkannya kembali senjata siber tersebut, pihak intelijen Amerika Serikat disebut telah membayarkan uang muka sebesar Rp 1,3 miliar yang diserahkan pada pertemuan tertutup di sebuah kamar hotel di Berlin, Jerman. Pertemuan tertutup itu konon dimediasi oleh pebisnis asal AS yang berbasis di Negara Jerman.


Agen Togel Online - Namun setelah beberapa bulan setelah melakukan korespondensi dan pertemuan rahasia yang dilakukan tertutup di Jerman tersebut, bukti rekaman yang dijanjikan oleh pihak penjual tersebut tidak kunjung ada, dalam konteks tidak ada ini, berarti Badan intelijen Amerika Serikat telah tertipu sebesar Rp 1,3 miliar karena barang yang dijanjikan oleh si pria asal Rusia tersebut tidak kunjung ada.

Bandar Togel Online - Data-data yang di dapatkan oleh pihak intelijen Amerika Serikat itu sama sekali tidak ada isi yang menyinggung tentang Presiden Donald Trump, melainkan  hanya berisi tidak lebih dari rentetan informasi rahasia yang sejatinya memang telah lebih dahulu dimiliki oleh badan intelijen Amerika Serikat tersebut. Kesepakatan tersebut akhirnya diberhentikan tanpa penjelasan lebih jauh, baik oleh Badan Keamanan Nasional maupun CIA, dan secara resmi sudah diberhentikan mulai dari saat itu.
Author image
Dewa Dewa Poker :

Dewa Dewa Poker adalah Situs Taruhan Judi Kartu Online yang menyediakan permainan Poker, Domino QQ, Bandar Capsa Susun, Ceme Keliling, serta Live Poker yang dapat dimainkan dengan menggunakan uang Asli.

Share Artikel ini :