Ketua DPRD DKI Jakarta : Rumah DP 0 Rupiah Itu Bukan Untuk Masyarakat Miskin
Dewa-Dewa Poker - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyampaikan kritikannya kepada Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terkait dengan realisasi Rumah DP 0 rupiah. ia menilai bahwa harga jual yang dipatok oleh Anies-Sandi terlalu tinggi. alhasil, hanya masyarakat yang berpenghasilan menengah yang bisa mengakses dan menikmati fasilitas tersebut.
Situs Poker Online Terpercaya - "Iya menurut saya sayang sekali harga yang dijual itu jauh lebih tinggi, pastinya dengan harga yang begitu tinggi, rumah DP 0 rupiah itu tidak akan bisa dijangkau oleh masyarakat bawah atau masyarakat yang berpenghasilan rendah, malah justru saya nilai ini tidak tepat sasaran, nanti malah yang nikmati itu masyarakat yang mempunyai penghasilan menengah, bukan masyarakat bawah" kata Prasetio.
Agen Poker Online Terpercaya - Ia juga mengatakan bahwa rumah DP 0 rupiah mirip dengan program satu juta rumah milik Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, ia mengatakan bahwa bedanya hanya membedakan harga jual rumah DP 0 rupiah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan harga jual program Presiden Joko Widodo yang harganya jauh lebih terjangkau untuk masyarakat bawah. "Kalau kita lihat dari skemanya ini mirip dengan program milik Presiden Joko Widodo yaitu program sejuta rumah" katanya.
Situs Judi Live Kasino Online Terpercaya - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio menilai bahwa rusun DP 0 janji milik Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno itu adalah rusun yang diperuntukan untuk masyarakat kelas menengah, bukan masyarakat bawah atau masyarakat miskin di DKI Jakarta. skema cicilan pembayaran rusun DP 0 rupiah sendiri perbulannya dipatok mulai dengan harga Rp 1,5 juta sampai dengan RP 2,6 juta perbulannya.
Bandar Bola Piala Dunia 2018 - "Artinya pendapatan yang menilai Rp 4,5 juta. sedangkan UMR DKI Jakarta hanya Rp 3,6 juta. jadi rusunami DP 0 rupiah itu bukan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah, tapi ini diperuntukan untuk masyarakat kelas menengah saja, kita lihat skema cicilannya kita sudah bisa tahu perbulannya harus berapa uang yang dikeluarkan, bagaimana mungkin masyarakat kalangan bawah bisa menikmatinya apabila harganya segitu?" sambung Ketua DPRD DKI Jakarta tersebut.
Agen Togel Online - Diketahui rusun DP 0 dengan tipe 36 dihargai dengan harga Rp 320 juta. sedangkan untuk tipe 21 dihargai dengan harga Rp 185 juta. Prasetio membandingkan dengan program sejuta rumah milik Presiden Jokowi yang hanya menjual rumah tersebut dengan harga Rp 100 juta sampai dengan Rp 135 juta untuk rumah tapak. dan ia juga mengatakan bahwa skema cicilan program Presiden Jokowi juga jauh lebih ringan karena perbulan hanya membayar Rp 825 ribu sampai dengan Rp 1,1 juta perbulannya.
Bandar Togel Online - "Kita bandingkan saja dengan program Presiden Jokowi rumahnya dengan harga Rp 100 juta sampai dengan 135 juta saja untuk rumah tapak loh, cicilannya juga tergolong ringan dan terjangkau bagi masyarakat bawah yaitu hanya Rp 825 ribu sampai dengan Rp 1,1 juta saja perbulan, coba pak Gubernur DKI Jakarta dan pak Wakil Gubernur DKI Jakarta melakukan perenungan terhadap harga yang dipatok untuk rusunami dengan harga yang dipatok dengan program sejuta rumah milik Presiden Jokowi, bandingkan saja" ujar Prasetio.






