Golkar Belum Memutuskan Tambahan Menteri Bila Jokwoi Terpilih Jadi Presiden Lagi
Dewa-Dewa Poker - Ketua Umum dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengaku bahwa sampai dengan saat ini partai pimpinannya itu masih belum memutusukan apakah akan ada penambahan kursi di posisi menteri kabinet kerja Joko Widodo atau Jokowi apabila Presiden Republik Indonesia ke-7 itu akan kembali terpilih dan menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada periode tahun 2019 sampai dengan tahun 2024 yang akan datang melalui ajang Pemilihan Presiden di tahun 2019 yang akan datang.
Situs Poker Online Terpercaya - Penambahan kursi di posisi menteri kabinet kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi ini apabila akan kembali terpilih di Pilpres tahun 2019 mendatang sebelumnya diminta secara langsung oleh Katua Dewam Pakar Partai Golkar, Agung Laksono. Agung Laksono meminta adanya tambahan dalam posisi menteri kabinet kerja Joko Widodo atau Jokowi apabila Calon Wakil Presiden yang dipilih Jokowi bukan berasal dari Partai Golkar.
Agen Poker Online Terpercaya - "Itu kan sebenarnya merupakan sebuah aspirasi saja, jadi saya pikir kalau aspirasi kan sama sekali tidak masalah, karena kita ini negara demokrasi. Kalau dari DPP Partai Golkar sampai dengan masih belum memutuskan akan ada penambahan di dalam posisi menteri kabinet kerja Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi jika beliau kembali terpilih nanti atau tidak, kita masih belum tahu dan masih belum membahas hal tersebut" ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Situs Judi Live Blackjack Online Terpercaya - Airlangga mengatakan bahwa untuk saat ini partainya masih tengah fokus dan berkonsentrasi pada pemenang Pilkada Serentak di tahun 2018 di beberapa provinsi Indonesia. Sehingga, ujar dia, mengenai persoalan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Jokowi hingga penambahan kursi di posisi menteri di kabinet Joko Widodo apabila terpilih di periode 2019 sampai dengan 2024 masih belum di bahas. "Kami kan konsentrasi untuk memenangkan Pilkada dulu" ucap Menteri Perindustrian itu.
Agen Bola Piala Dunia 2018 - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono berharap Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Joko Widodo atau Jokowi di ajang Pilpres 2019 mendatang dari Partai Golkar. Menurut Agung, Partai Golkar memiliki modal politik yang sangat kuat. Selain itu, Partai Golkar juga sejak awal sudah memberikan dukungan mereka kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi untuk menghadapi ajang pertarungan Pilpres tahun 2019 mendatang.
Agen Togel Online - "Modalitas politik kami sangat kuat untuk bisa menuju sana. Kami pernah tertinggi dan sekarang kami di nomor dua. Untuk Capresnya, kami akan mendukung Jokowi, hanya saja tentu diharapkan sekali dukungan Golkar itu dibuat maka harus di pertimbangkan kembali agar Cawapresnya itu berasal dari kader Partai Golkar sendiri, saya yakin ini akan menjadi pasangan yang sangat-sangat kuat di Pilpres 2019 nanti" ujar Agung saat ditemui di Rakernas Partai Golkar, Hotel Sultan, Jakarta 23 Maret 2018 yang lalu.
Bandar Togel Online - Jika posisi Cawapresnya tidak diberikan kepada Partai Golkar, maka partai berlambang pohon beringin itu menginginkan adanya tambahan di posisi kursi menteri kabinet kerja Joko Widodo atau Jokowi. "Wajar saja dong kalau mendapatkan posisi, meskipun kita sadar bahwa presidennya bukan dari Partai Golkar. ya paling tidak ya, seperti itu dan kalau tidak seperti itu jangan juga kemudian menyakiti perasaan kami ini" tutur Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono.






